Sep 11, 2017

Liburan ala Afrika ke Taman Nasional Baluran di Banyuwangi

Merasakan suasana liburan ala Afrika tidak harus pergi melintasi benua. Kamu bisa memperoleh pengalaman serupa tanpaharus meninggalkan Indonesia. Tempat wisata yang bisa tuju untuk merasakan nuansa tersebut adalah Taman Nasional Baluran yang terletak di Kota Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Cara Menuju Taman Nasional Baluran
Cara Menuju Taman Nasional Baluran.
Secara administratif, Taman Nasional Baluran menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Situbondo. Tepat, di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. Hanya saja tempat ini relatif lebih dekat dengan pusat Kota Banyuwangi. Oleh karena itu, banyak yang lebih mengenal Baluran sebagai tempat wisata yang berada di Banyuwangi. Akses transportasi menuju ke tempat ini pun sangat mudah. Apabila, Banyuwangi bisa dijangkau dengan berbagai jenis transportasi. Untuk pilihan transportasi yang ringkas, kamu bisa memilih transportasi udara. Selain itu, memilih untuk membeli tiket kereta api atau bus juga bisa dilakukan.

Baca juga : Liburan tipis-tipis

Khusus bagi wisatawan yang memilih membeli tiket kereta api tujuan Banyuwangi, ada berbagai pilihan kelas. Mulai dari yang termurah-kelas ekonomi, hinga kelas eksekutif. Selanjutnya, kamu tinggal menyesuaikan keberangkatan kereta dengan jadwal perjalanan. Membeli tiket kereta api pun sangat mudah. Saat ini, kamu bisa melakukannya dengan cecpat lewat aplikasi pembeliN tiket secara online. Salah satunya adalah layanan pesan tiket di Traveloka. Pemesanan bisa dilakukan lewat layar ponsel. Praktis dan sangat efisien. Menariknya lagi, kamu tidak hanya bisa melakukan pemesanan tiket kereta api di Traveloka, tetapi juga memanfaatkan layanan lainnya yang mereka sediakan. Termasuk mencari pilihan tempat menginap. Seperti kata peribahasa, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulaj terlampaui.

Baca juga : Menjaga kualitas tidur.

Nuansa ala Afrika di Sabana Bekol, Taman Nasional Baluran 
Sabana Bekol.

Seperti halnya taman nasional lain, wisatawan bisa melihat berbagai jenis hewan di tempat ini. Mulai dari rusa, monyet, merak, hingga banteng. Hewan-hewan tersebut berkeliaran secara bebas di area hutan Taman Nasional Baluran. Karena tidak ditempatkan dalam kandang, kamu harus sabar dan terkadang butuh keberuntungan untuk menemukan hewan-hewan tersebut. Namun satu hal yang membuat Taman Nasional Baluran berbeda dengan tempat wisata alam lainnya adalah suasananya. Di sini, kamu bisa menjumpai padang rumput yang luas. Sesekali, terdapat pohon besar yang menyelingi. Suasana tersebut membuat taman nasional ini mirip dengan lingkungan di Afrika. Terutama, saat musim kemarau.

Pada musim kemarau, padang rumput serta pohon yang ada di Taman Nasional Baluran berwarna kekuningan. Pemandangan jni bisa ditemukan saat berada di area Sabana Bekol. Luas Sabana Bekol mencapai 300 hektare, dikenal sebagai sabana terluas yang ada di Pulau Jawa. Para wisatawan pun kerap menjadikan sabana ini sebagai lokasi berfoto yang menarik. Suasana sabana tetap terlihat cantik, saat rumput dalam kondisi menguning ataupun hijau. Berpadu dengan pemandangan Gununv Baluran di belakang ya, pemandangan Sabana Bekol terlihat eksotis.

Sabana ini menjadi tempat mencari makan para rusa yang kerap terlihat secara berkelompok. Jika beruntung, kamu juga bisa menyaksikan keberadaan banteng di area ini, sebab populasi banteng Jawa relatif jauh lebih sedikit dibandingkan rusa.

Di kawasan Sabana Bekol, terdapat penginapan yang bisa digunakan oleh para pengunjung Taman Nasional Baluran. Tarifnya cukup murah, bisa dijangkau oleh semua kalangan. Hanya saja, penggunakan listrik di penginapan terbatas hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Pantai Bama
Pantai Bama

Kamu tidak hanya bisa menemukan suasana liburan ala Afrika selagi berkunjung ke Taman Nasional Baluran. Di tempat ini, kamu juga bisa menjumpai pantai yang tidak kalah menariknya. Namanya adalah Pantai Bama.

Lokasi Pantai Bama cukup dekat dengan Sabana Bekol. Untuk menuju ke pantai ini, kamu bisa menggunakan kendaraan atau berjalan kaki. Kalau memilih berkendara, bisa menggunakan jalur yang melintasi sabana. Sementara itu, jalur untuk pejalan kaki dapat dilakukan dengan menembus area hutan.

Selama perjalanan dari Sabana Bekol menuju Pantai Bama, kamu bisa menikmati pemandangan yang indah. Baik saat berjalan kaki atau berkendara, kamu perlu nati-hati. Alasan utamanya adalah, karena banyak monyet yang berkeliaran. Tidak jarang, monyet-monyet tersebut mengganggu para pengunjung.

Sesampainya di Pantai Bama, kamu bisa menjumpai hamparan pasir putih yang indah. Pamtai ini ke,ang tidak terlalu luas. Namun , pemandangan ya cukup menyegarjan mata. Apalagi, fasilitas yang disediakan oleh pengelola Taman Nasional Baluran juga cukup lengkap. Di tempat ini, kamu bisa menemukan fasilitas berupa tempat makan, musala, penyewAn alat snorkeling, ataupun tempat menginap. Kalau mau, kamu juga bisa mengajak teman atau saudara untuk mengelilingi perairan disekitar Pantai Bama menggunakan perahu.

Liburan ke Taman Nasional Baluran dijamin bakal jadi pengalaman yang menari. Tak heran kalau banyak wisatawan berulang kali berkunjung ke tempat ini.

Baca juga : Oleh-oleh

2 comments:

  1. Ini Baluran ya, adik aku pernah cerita mau ksana. Ala Afrika banget ternyata. Aku gemess... Banyuwangi Jatim..

    ReplyDelete
  2. wah memang savana asli indonesia gk kalah menarik dari savana afrika. kalok timing kedatangan pas maka seuasana afrika bengetlah. mantap

    ReplyDelete