Jul 17, 2016

Mengajak anak ke Masjid.

Ramadhan mungkin jadi salah satu saat yang tepat untuk mulai mengajak anak ke Masjid. Walau mengenalkan masjid tak perlu menunggu saat ramadhan, tapi selama ramadhan ini masjid jadi tempat yang ramah anak.

Mungkin sudah banyak diketahui bahwa beberapa masjid menjadi kurang ramah anak karena dianggap anak akan mengganggu kekhusyukan sholat.


Ziandra-Zianka sendiri mulai mengenal masjid sejak sebelum ramadhan, mereka biasa ikut ke Masjid saat ayah mereka sholat Jum'at, atau juga saat kami jalan-jalan saat masuk waktu sholat kami lebih sering memilih ke Masjid jika di mol yang kami kunjungi ada masjidnya.

Sedang ramadhan kemarin bisa dikatakan jarang sekali saya taraweh di masjid. Alasannya karena suami harus berangkatkerja lagi selepas isya'. Yup, saya menghindari mengajakanak-anak ke masjid dengan hanya pengawasan saya saja tanpa suami. Itu karena walau mereka sudah mengerti dan mengikuti gerakan sholat tetapi jika berdua dan hanya satu pengawasan seringnya berujung guyon dan cekikikan.

Mengenalkan masjid kepada anak sejak dini memang perlu, tetapi menjadi masalah ketika kehadiran mereka dirasa mengganggu jamaah lainnya. Bukan berarti saya melarang ya, tapi beberapa bentuk gangguan yang menurut saya sebaiknya dihindari. Jika anak main sendiri di tempatnya itu masih mending, atau anak nemplok dipunggung ibu/ayahnya saat sujud masih mending, tapi jika anak sudah mulai lari-lari atau tertawa/ngobrol sendiri saat waktunya sholat, lebih baik diberi pengertian dulu. Itu menurut saya.

Saya lebih memilih mengenalkan tentang adab saat sholat, atau jika ada orang sholat bagaimana. Hal ini bisa dipraktekkan langsung di rumah saat sholat jamaah di rumah. Jika sudah dikenalkan di rumah, insyaAllah mereka akan terbiasa melakukannya di masjid.

Ziandra dan Zianka alhamdulillah nggak sampe yang suka lari-larian di dalam masjid. Saat yang lain sholat pun karena mereka sudah mengenal gerakan sholat maka mereka mengikuti. Dengan catatan, Ziandra dengan ayahnya dan Zianka dengan saya. Jika dijadikan satu, mentok 2rakaat mereka anteng. Ya, ini masih jadi PRbuat saya dan suami.

Masjid memang sebaiknya ramah anak, tetapi juga menjadi kewajiban orang tua untuk memberikan pengertian pada anak apa yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan di dalam masjid.

3 comments:

  1. sukaaa deh tulisan parentingnya mbak ingee :D

    ReplyDelete
  2. zianka dan ziandra uda pinter ih....
    aku mau ah nyontek tipsnya
    sapa tau bermanfaat pas uda ada beiby

    ReplyDelete
  3. wah jadi pengen punya anak juga *brb cari pacar*

    Regards,
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete