Feb 20, 2016

Perpustakaan.

Perpustakaan, adalah satu tempat yang sudah sering saya kunjungi sejak masih duduk di sekolah dasar. Perpustakaan kala itu buat saya adalah tempat layaknya surga. Sejak SD saya suka baca, namun fasilitas di rumah tidak mendukung, sedangkan perpustakaan sekolah memiliki koleksi yang buat saya betah berlama-lama di perpustakaan.

Tentunya tidak ujug-ujug begitu SD saya suka perpustakaan, tetapi karena sekolah saya dulu punya jam khusus layaknya jam pelajaran yang mewajibkan murid satu kelas untuk ke perpustakaan. Sempat dibuat mupeeeeng berat dengan buku-buku perpustakaan. Seperti serial Tini, ensiklopedia disney yang gambarnya pastinya menarik buat anak-anak.


Karena saat SMP dan SMA saya sekolah yang bernaung di yayasan yang sama maka kegiatan ke perpustakaan ini terus berlanjut. Dan sempat berhenti ketika kuliah, males ke perpustakaan karena bukunya pelajaran semua hihihi. Hingga akhirnya kenal dengan perpustakaan umum kota Malang. Jadilah daftar jadi anggota, tapi sudah lumayan jarang minjem karena saat itu saya mulai kerja dan bisa beli buku sendiri, dan mulai koleksi buku.

Jadi saya ke perpustakaan karena ada buku yang ingin saya baca tapi belum sanggup beli atau bukunya mulai langka dipasaran, terkadang malah nggak pinjem hanya sekedar baca buku disana.

Namun, sejak tinggal di Surabaya saya sekalipun belum berkunjung ke perpustakaan kota Surabaya. Terlebih suami bukan yang suka banget berkunjung ke perpustakaan walau suka baca, dan saat ini anak-anak masih kecil. Yang menurut saya belum waktunya di bawa keperpustakaan, walau sebagian orang mungkin memandang mengenalkan perpustakaan sejak dini tidak ada salahnya. Saya hanya tidak enak jika anak-anak tidak bisa menahan celotehannya. Hehehe.

Namun beberapa waktu lalu saya mengunjungi lagi perpustakaan, walau bukan ke gedungnya. Beberapa waktu lalu teman-teman komunitas blogger buku membicarakan tentang IJakarta. Saya cuman nyimak sih dan endingnya download aplikasinya di smartphone.


IJakarta merupakan perpustakaan digital. Awalnya saya ragu, apa boleh bukan orang jakarta minjem? Tapi karena teman-teman yang rumahnya di luar Jakarta sudah mencoba dan berhasil, sayapun ikut mencoba, hehehe.

Sejauh ini beberapa buku yang saya tau menarik ada di koleksi perpustakaan ini, namun saya baru meminjam 1buku. Karena batas peminjaman buku hanya 3 hari, dam setelah 3 hari maka akan otomatis terhapus dari rak arsip kita. Untuk meminjam lagi buku yang sama ya tinggal download ulang. 

Lumayan lah bisa baca buku yang belum bisa terbeli atau buku yang ingin dibaca namun tidak untuk dikoleksi.

Kamu suka baca? Coba deh download aplikasi ini.

2 comments:

  1. perpustakaan malang masih terfavorit kayaknya ya mbak hahaha
    eh mbak lucu juga app ini
    nyoba cari ah

    ReplyDelete
  2. Waaaaakh :D i-Jakarta ini ternyata bisa dipinjem sama non jakarta ya :D hihihii akhirnya ada perpus beginian, aku mau download ah :D

    ReplyDelete