Nov 7, 2015

Si Kecil yang Nurut.

Saat saya blogwalking ke blog Anyin, ternyata ada giveaway yang menarik. Dalam giveaway itu diminta untuk menceritakan pengalaman yang misterius. Walau ada beberapa pengalaman misterius yang berkaitan dengan cerita horor tapi entah kenapa hal yang langsung terlintas dalam benak saya adalah duo krucil saya.

Apa yang misterius dan menyangkut duo krucils?


Saat saya hamil Ziandra maupun Zianka dimasa-masa awal kehamilan tentunya yang dirasakan adalah senang, bahagia, juga dag dig dug ngebayangin bisa nggak jaga bayi dalam kandungan sampai saatnya nanti melahirkan. Awal kehamilan saya benar-benar tidak memikirkan bagaimana nanti saat melahirkan, entah itu dimana nanti akan melahirkan atau akan normal atau operasi. Awal kehamilan pokoknya waktunya gendutin badan hahahaha.

Hingga waktu melahirkan bisa dibilang kurang satu bulan. Saya mulai mencemaskan tentang proses melahirkan. Saya sudah memutuskan untuk melahirkan di Surabaya, nggak apa nggak pulkam dan melahirkan ditungguin mami yang penting deket suami. Itu aja yang ada dipikiran saya. Tapi saat dekat waktu melahirkan sayamulai lihat kalender dan menandai HPL yang ternyata untuk Ziandra jatuh hari Senin begitu juga dengan Zianka.

Mulai dari situ saya benar-benar cemas, bagaimana jika ketika tiba waktu saya melahirkan ternyata suami sedang bekerja dan jarak tempuh rumah dan tempat kerja begitu jauh. Itu saja yang ada dipikiran saya.

Jadilah sejak sebulan sebelum lahiran selain saya lebih intens meminta pada Allah dimudahkan saat melahirkan,  saya juga lebih intens ajak anak-anak yang masih dalam perut ini bicara tentang permintaan saya yang memintamereka lahir di hari libur ketika ayahnya ada dirumah dan bisa menemani.

Dan, alhamdulillah duo krucils beneran lahir di hari libur. Ziandra lahir maju 1 hari dari HPLnya di hari Minggu. Sedang Zianka lahir mundur 4 hari dari HPLnya di hari Kamis yang saat itu adalah hari libur.

Syukur Alhamdulillah doa saya didengarkan dan dikabulkan Allah, walau sekarang kalau ada saudara atau sahabat yang hamil saya selalu sarankan untuk intens ajak anaknya ngobrol. Saya yakin semua yang terjadi pastilah kehendak Allah, walau kadang berupa 'misteri' anak-anak yang nurut dengan lahir di hari libur ditemani ayahnya dan langsung digendong dan diadzani ayahnya tanpa perlu menunggu. :)

Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway listeninda #8
Klik untuk info : http://www.listeninda.com/2015/10/giveaway-listeninda-8.html



1 comment:

  1. momen yang manis mbak... huhu :) semoga aku jugaa

    ReplyDelete